Program Pelatihan Personal Safety Skill bagi Masyarakat Desa Blang Pulo Sebagai Upaya pencegahan Terjadinya Kekerasan Seksual pada Anak dan Remaja
Main Article Content
Abstract
Kekerasan seksual pada anak dan remaja ialah salah satu bentuk kejahatan yang semakin meningkat di berbagai daerah, termasuk di Provinsi Aceh. Tingginya angka kasus, ditambah minimnya pemahaman masyarakat mengenai bentuk-bentuk kekerasan seksual serta prosedur penanganannya, menjadikan intervensi berbasis komunitas sangat penting dilakukan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan guna meningkatkan pengetahuan, kemampuan identifikasi, dan keterampilan kader, perangkat desa, orangtua, serta ibu-ibu rumah tangga dalam mencegah dan menangani kasus kekerasan seksual pada anak di Desa Blang Pulo, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe. Metode kegiatan meliputi psikoedukasi, penyampaian data statistik kasus di Aceh, pelatihan berbasis role play, diskusi kelompok, serta pretest dan posttest. Sebanyak 20 peserta terlibat aktif dalam kegiatan ini. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta, peningkatan kemampuan identifikasi kasus secara tepat, serta meningkatnya kepercayaan diri peserta dalam memberikan edukasi kepada anak dan remaja. Peserta juga mampu menyusun langkah penanganan awal berdasarkan studi kasus yang mereka tuliskan sendiri. Kegiatan ini terbukti efektif dalam membangun kapasitas perangkat desa serta meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat guna mencegah terjadinya kasus kekerasan seksual pada anak dan remaja.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
References
Bagley, C., & King, K. (2004). Child sexual abuse: The search for healing. Routledge.
Davis, M. K., & Gidycz, C. A. (2000). Child sexual abuse prevention programs: A meta-analysis. Journal of Clinical Child Psychology, 29(2), 257–265. https://doi.org/10.1207/S15374424JCCP2902_11
Gubbels, J., van der Put, C. E., & Assink, M. (2019). The effectiveness of parent training programs for child maltreatment and their components: A meta-analysis. International Journal of Environmental Research and Public Health, 16(13), 2404. https://doi.org/10.3390/ijerph16132404
Lu, M., Barlow, J., & Wu, Y. (2022). School-based child sexual abuse interventions: A systematic review and meta-analysis. Research on Social Work Practice, 33(4), 390–412. https://doi.org/10.1177/10497315221111393
Maniglio, R. (2009). The impact of child sexual abuse on health: A systematic review of reviews. Clinical Psychology Review, 29(7), 647–657. https://doi.org/10.1016/j.cpr.2009.08.003
Nahrisah, P., & Fahdhienie, F. (2025). Studi perbandingan faktor-faktor risiko individu kekerasan terhadap anak di Aceh. Jurnal Promotif Preventif, 8(4). https://doi.org/10.47650/jpp.v8i4.1766
Putnam, F. W. (2003). Ten-year research update review: Child sexual abuse. Journal of the American Academy of Child & Adolescent Psychiatry, 42(3), 269–278. https://doi.org/10.1097/00004583-200303000-00006
Setyadi, A. (2022). Miris! Tiap 18 jam 1 anak Aceh jadi korban kekerasan seksual. Detiksumut. https://www.detik.com/sumut/berita/d-6487827/miris-tiap-18-jam-1-anak-aceh-jadi-korban-kekerasan-seksual
Türkkan, T., & Odacı, H. (2024). Assessment of effectiveness of school-based child sexual abuse prevention programs: A meta-analysis. Hacettepe University Journal of Education, 39(1), 146–162. https://doi.org/10.16986/HUJE.2024.514
Walsh, K., Zwi, K., Woolfenden, S., & Shlonsky, A. (2018). School-based education programs for the prevention of child sexual abuse: A Cochrane systematic review and meta-analysis. Research on Social Work Practice, 28(1), 33–55. https://doi.org/10.1177/1049731515619705
World Health Organization. (2022). Child Maltreatment. Https://Www.Who.Int/News-Room/Fact-Sheets/Detail/Child-Maltreatment.